Kamis, 10 Januari 2019

Audio



Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia informatika. Selain dunia informatika, multimedia juga diadopsi oleh dunia game, dan dapat digunakan juga untuk membuat website.Multimedia juga dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media yang berbeda dalam menyampaikan informasi berbentuk teks, audio, grafik, animasi dan video.
Multimedia Communication adalah penggunaan media (massa), seperti televisi, radio, media cetak dan internet untuk mempublikasikan atau menyiarkan atau mengkomunikasikan materi-materi periklanan, publikasi, entertaintment, berita, pendidikan, dan lain-lain.
Multimedia Content Production adalah penggunaan beberapa media yang berbeda dalam menyampaikan suatu informasi atau menghasilkan produk multimedia seperti video, audio, musik, film, game, dan lain-lain. Salah satu medianya adalah suara dan audio yang akan dibahas didalam makalah ini.

1. Pengertian dari audio
Dalam multimedia, salah satu elemen yang ada di dalamnya adalah  audio atau suara. Berdasarkan pakar multimedia yang bernama Lu, pada tahun 1999, mengatakan bahwa pengertian suara (audio) adalah  sesuatu yang disebabkan perubahan tekanan udara yang menjangkau  gendang telinga manusia. Sedangkan berdasarkan pakar yang lain, bernama Andleigh, pada tahun 1995, mengatakan jika frekuensi tekanan udara berada pada jarak 20 sampai 20.000 Hz, telinga manusia mengidentifikasi sebagai suara. Jika suara diperdengarkan lebih cepat dari saat direkam maka akan menyebabkan suara menjadi abnormal.

2. Jenis-jenis audio
Ø   Audio visual
Adalah perangkat soundsistem yang digunakan untuk presentasi, atau acara-acara seperti home theater, karena perangkat ini sudah dilengkapi dengan penampilan gambar.

Ø  Audio Streaming
Audio Streaming sering digunakan sebagai istilah untuk mendengarkan secara live melalui internet. Jadi, saat kita ingin mendengarkan music ,atau video music, kita tidak harus mendownload file(music) nya terlebih dahulu, langsung saja bisa di dengarkan. Contoh audio streaming yang terkenal seperti: Winamp (mp3), RealAudio (ram) dan liquid radio.
  
Ø Audio Modem Riser
Audio Modem Riser adalah sebuah perangkat untuk motherboard intel yang memuat sirkuit audio dan sirkuit modem. Jadi Audio Modem Riser (AMR) menyediakan fungsi-fungsi analog atau kode-kode yang dibutuhan untuk operasi modem atau audio.

Ø  Audio Response
Suara yang dihasilkan oleh komputer, Output pembicaraan yang dihasilkan komputer untuk menanggapi input jenis khusus, misalnya permintaan nomor telepon.

Ø  Audio Oscillator
Audio osicillstor  Merupakan produk dari perusahaan Hewlett Packard yang pertama. Produk ini digunakan oleh Walt Disney Studios dalam pembuatan filmnya.

3. Format Audio
Audio atau suara memiliki beberapa format yang berbeda-beda tergantung dari penggunaan platformnya. Masing-masing format biasanya diikuti dengan perbedaan struktur berkas yang membentuk audio tersebut. Sebagai contoh kita bias lihat beberapa format audio dibawah :

Ø  AAC ( Advance Audio Codec ) 
adalah format audio yang dikembangkan oleh Motion Picture Expert Group ( Fraunhofer Institute, Dolby, Sony, Nokia dan AT&T ) untuk menggantikan MP3. Ini perluasan dari MPEG-2 standard dan mempunyai kelebihan tersendiri dibandingkan MP3, kompresi yang lebih effisien dengan kualitas suara audio yang lebih baik.
Ø  AIFF ( Audio Interchange File Format ) 
merupakan format file yang tidak dikompres, yang dikembangkan oleh Apple pada Machintosh dan platform Unix
Ø  MP3 ( MPEG-1/2 Audio Layer 3 ) 
adalah format audio yang paling populer. Menggunakan algoritma audio lossy compression untuk mengurangi ukuran file, sambil memproduksi kembali lagi aslinya. MP3 dikembangkan di German Fraunhofer Institute dan berbasis format MPEG ( lihat format video) dan dapat berjalan di semua platform.
Ø  RA (Real Audio) 
adalah codec audio yang dikembangkan oleh Real Networks pada tahun 1995. Codec ini awalnya dikembangkan untuk transmisi bandwith rendah. Dapat digunakan untuk streaming informasi audio dan dapat berjalan saat file audio tersebut masih didownload. RealAudio banyak digunakan oleh statiun radio untuk streaming program-program mereka via internet secara real time.
Ø  WAV ( Waveform Audio Format ) 
adalah standar audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM, WAV dan juga merupakan salah satu format audio yang dipergunakan di dalam ponsel dalam format ini biasanya berukuran besar karena tidak dikompresi.
Ø   WMA ( Window Media Audio ) 
merupakan salah satu format audio yang dikembangkan oleh Microsoft. Kualitas musik yang ditawarkan format WMA lebih baik daripada MP3. Peranti lunak dan peranti keras terbaru umumnya mendukung format ini. Namun dukungan ponsel belum seluas format MP3.
Ø  MIDI ( Musical Instrument Digital Interface ) 
yaitu file suara yang hanya terdiri dari bunyi alat musik. Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atar peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.
4. Fungsi Audio
Fungsi media audio menurut Arsyad (2003:44) beliau mengutip pendapat Sudjana dan Rivai (1991:130) adalah untuk melatih segala kegiatan pengembangan keterampilan terutama yang berhubungan dengan aspek-aspek keterampilan pendengaran, yang dapat dicapai dengan media audio ialah berupa :
  1. Pemusatan perhatian dan mempertahankan perhatian.
  2. Mengikuti pengarahan.
  3. Melatih daya analisis.
  4. Menentukan arti dan konteks.
  5. Memilah informasi dan gagasan.
  6. Merangkum , mengingat kembali dan menggali informasi.
            Fungsi lain dari Media Audio adalah sebagai alat bantu bagi para pendidik, karena sifatnya hanya sekedar membantu, maka dalam pemanfaatannya memerlukan bantuan metode atau media lain, sehingga pengalaman dan pengetahuan siap dimiliki oleh pendengar yang akan membantu keberhasilan. Selain itu juga, Sudjana (2005 : 129) menambahkan pemanfaatan fungsi Media Audio dalam pengajaran terutama digunakan dalam:
  1. Pengajaran musik literaty (pembacaan sajak), dan kegiatan dokumentasi.
  2. Pengajaran Bahasa Asing , baik secara Audio ataupun secara Audio Visual.
  3. Pengajaran melalui radio atau radio pendidikan.
  4. Paket – paket untuk berbagai jenis materi, yang memungkinkan siswa dapat melatih daya penafsirannya dalam suatu bidang studi.
5. Kelebihan dan kekurangan Audio
Ø  Kelebihan Media Audio
  • Harga murah dan variasi program lebih banyak dari pada TV.
  • Sifatnya mudah untuk dipindahkan.
  • Dapat digunakan bersama – sama dengan alat perekam radio, sehingga dapat diulang atau diputar kembali.
  • Dapat merangsang partisipasi aktif pendengaran siswa, serta dapat mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya.
  • Dapat memusatkan perhatian siswa seperti membaca puisi, sastra, menggambar musik dan bahasa
  • Dapat menggantikan Guru dengan lebih baik, misalnya menghadirkan ahli dibidang– bidang tertentu, sehingga kelemahan guru dalam mengajar tergantikan.
  • Pelajaran lewat radio bisa lebih bermutu baik dari segi ilmiah maupun metodis. Ini mengingat Guru kita terkadang jarang mempunyai waktu yang luang dan sumber untuk mengadakan penelitian.
  • Dapat menyajikan laporan seketika, karena biasanya siaran – siaran yang aktual itu dapat memberikan kesegaran pada sebagian besar topik.
  • Dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu.

Ø  Kekurangan Media Audio
  • Dalam suatu rekaman sulit menemukan lokasi suatu pesan atau informasi, jika pesan atau informasi tersebut berada ditengah – tengah pita, apalagi jika radio, tape tidak memiliki angka – angka penentuan putaran.
  • Kecepatan rekaman dan pengaturan trek yang bermacam – macam menimbulkan kesulitan untuk memainkan kembali rekaman yang direkam pada suatu mesin perekam yang berbeda.
  • Memerlukan suatu pemusatan pada suatu pengalaman yang tetap dan tertentu, sehingga pengertiannya harus didapat dengan cara belajar khusus.
  • Media Audio yang menampilkan symbol digit dan analog dalam bentuk auditif adalah abstrak, sehingga pada hal – hal tertentu memerlukan bantuan pengalaman visual.
  • Karena abstrak, tingkatan pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui tingkatan penguasaan pembendaharaan kata – kata atau bahasa, serta susunan kalimat.
  • Media ini hanya akan mampu melayani secara baik bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan dalam berfikir abstrak.
  • Penampilan melalui ungkapan perasaan atau symbol analog lainnya dalam bentuk suara harus disertai dengan perbendaharaan pengalaman analog tersebut pada si penerima. Bila tidak bisa maka akan terjadi kesalah pahaman.






Program Data Pegawai Perpustakaan


program data_pegawai;
uses crt;
type
dat = record
nama   : string[30];
nidn   : string[10];
alamat : string[25];
pegawai : word;
end;                           
var
filedat : file of dat;
data : dat;
pil,Ul : char;
i,x,y : integer;
procedure Menu;
begin
clrscr;
textcolor(white);
writeln('------------------------------------------------------------------');
textcolor(white);
writeln(' Data Pegawai Perpustakaan Universitas Cokroaminoto Palopo ');
textcolor(white);
writeln('------------------------------------------------------------------');
textcolor(white);
x:=10; y:=8;
gotoxy(x,y+1); write('1. Tambah Data Pegawai ');
gotoxy(x,y+3); write('2. Tampilkan Data Pegawai ');
gotoxy(x,y+5); write('3. Hapus Data Pegawai ');
gotoxy(x,y+7); write('4. Edit Data Pegawai ');
gotoxy(x,y+9); write('5. Keluar ');
gotoxy(10,y+12); write('Pilih Nomor 1 Sampai 5: '); pil:=readkey
end;
procedure bukafile;
begin
assign (filedat,'dat.txt');
{$i-};
reset (filedat);
{si+};
end;
procedure Tambah;
var
lagi : char;
ada : boolean;
i : integer;
NOCR : word;
begin
Ul := 'Y';
lagi :='Y';
clrscr;
bukafile;
if IOResult<>0 then
rewrite (filedat);
repeat
clrscr;
textcolor(white);
ada:=false;
i:=0;
x:=10; y:=5;
gotoxy(x,y-1); write('----------------------- ');
gotoxy(x,y); write (' Tambah Data Pegawai ');
gotoxy(x,y+1); write('----------------------- ');
gotoxy(x,y+2); write('Kode : ');readln (NOCR);
while (ada=false) and (i<>filesize(filedat)) do
begin
seek(filedat,i);
read(filedat,data);
if data.pegawai=NOCR then
ada:=true
else
inc(i);
end;
if (ada=true) then
begin
gotoxy(x,y+7);write('Kode ',NOCR,' sudah ada !');
end
else
begin
seek(filedat,filesize(filedat));
data.pegawai:=nocr;
gotoxy(x,y+4);write('Nama        :');readln(data.nama);
gotoxy(x,y+5);write('NIDN        : ');readln(data.nidn);
gotoxy(x,y+6);write('Alamat      : ');readln(data.alamat);
write (filedat,data);
end;
textcolor(white);
gotoxy(x,y+10);write('Tambah Data Lagi ? Y/T : ');lagi:=upcase(readkey);
until lagi<>'Y';
close(filedat);
end;
procedure output;
var
lagi : char;
ada : boolean;
i : integer;
nocr : word;
begin
ul :='Y';
lagi:='Y';
clrscr;
textcolor(white);
bukafile;
if IOresult<>0 then
write ('Data Masih Kosong ')
else
begin
repeat
clrscr;
textcolor(white);
ada:=false;
i:=0;
x:=10; y:=2;
gotoxy (x,y+1); write ('------------------------------------');
gotoxy (x,y+2); write (' Lihat Data Pegawai ');
gotoxy (x,y+3); write ('------------------------------------');
gotoxy (x,y+4); write('Kode : ');readln(nocr);
while (ada=false) and (i<>filesize (filedat)) do
begin
seek (filedat,i);
read (filedat,data);
if data.pegawai=nocr then
begin
textcolor(white);
ada:=true;
x:=10; y:=15;
gotoxy (x,y+1); write('---------------------------------------------------------------------');
gotoxy (x+0,y+2); write('Lihat Data Pegawai ');
gotoxy (x+0,y+3); write('---------------------------------------------------------------------');
gotoxy (x,y+4); write('Nama           : '); writeln (data.nama);
gotoxy (x,y+5); write('NIDN           : ');writeln (data.nidn);
gotoxy (x,y+6); write('Alamat         : ');writeln (data.alamat);
end
end;
gotoxy(10,13);write('Lihat Data Lagi? Y/T : ');lagi:=upcase(readkey);
until lagi<>'Y';
end;
close(filedat);
end;
procedure Edit;
var
lagi : char;
ada : boolean;
i : integer;
nocr : word;
begin
ul :='Y';
lagi:='Y';
clrscr;
textcolor(white);
bukafile;
if IOresult<>0 then
write ('Data Masih Kosong ')
else
begin
repeat
clrscr;
textcolor(white);
ada:=false;
i:=0;
x:=10; y:=2;
gotoxy (x,y+1); write ('------------------------------------');
gotoxy (x,y+2); write (' Edit Data Pegawai ');
gotoxy (x,y+3); write ('------------------------------------');
gotoxy (x,y+4); write('Kode : ');readln(nocr);
while (ada=false) and (i<>filesize (filedat)) do
begin
seek (filedat,i);
read (filedat,data);
if data.pegawai=nocr then
begin
textcolor(white);
ada:=true;
x:=10; y:=15;
gotoxy (x,y+1); write('---------------------------------------------------------------------------------');
gotoxy (x+0,y+2); write('         Data Awal                            |        Data Setelah Edit       ');
gotoxy (x+0,y+3); write('-------------------------------------------------------------------------------');
gotoxy (x,y+4); write('Nama   : ');writeln (data.nama);
gotoxy (x,y+5); write('NIDN   : ');writeln (data.nidn);
gotoxy (x,y+6); write('Alamat : ');writeln (data.alamat);
end
else
inc(i);
end;
if (ada=true) then
begin
textcolor(white);
data.pegawai:=nocr;
x:=47; y:=15;
gotoxy (x,y+4); write('Nama               : ');readln(data.nama);
gotoxy (x,y+5); write('NIDN               : ');readln(data.nidn);
gotoxy (x,y+6); write('Alamat             : ');readln(data.alamat);
seek(filedat,i);
write(filedat,data);
end
else
begin
textcolor(white);
gotoxy(10,11);write('Kode Mahasiswa ',nocr,' Tidak Ada ');
end;
textcolor(white);
gotoxy(10,13);write('Edit Lagi? Y/T ');lagi:=upcase(readkey);
until lagi<>'Y';
end;
close(filedat);
end;
procedure Hapus;
var
filetmp : file of dat;
hapus: char;
ada : boolean;
i : integer;
nocr : word;
begin
Ul :='Y';
hapus:='Y';
clrscr;
repeat
bukafile;
if ioresult<>0 then
write('Data Masih Kosong ')
else
begin
clrscr;
textcolor(white);
assign(filetmp,'dat.tmp');
rewrite(filetmp);
ada:=false;
i:=0;
x:=10; y:=2;
gotoxy (x+2,y); write('Hapus Data Pegawai ');
gotoxy (x+1,y+1); write('----------------------');
gotoxy (x,y+2); write('Kode : ');readln(nocr);
while (ada=false) and (i<>filesize(filedat)) do
begin
seek(filedat,i);
read(filedat,data);
if data.pegawai=nocr then
ada:=true
else
inc(i);
end;
if (ada=true) then
begin
gotoxy (x,y+4); write('Nama            : ');writeln(data.nama);
gotoxy (x,y+5); write('NIDN            : ');writeln(data.nidn);
gotoxy (x,y+6); write('Alamat          : ');writeln(data.alamat);
gotoxy (x,y+10); write('Hapus Data Ini ? Y/T : ');readln (hapus);
if upcase (hapus)='Y' then
begin
for i :=1 to filesize(filedat) do
begin
seek(filedat,i-1);
read(filedat,data);
if data.pegawai<>nocr then write(filetmp,data);
end;
close(filedat);
assign(filedat,'dat.txt');
erase(filedat);
assign(filetmp,'data.tmp');
rename(filetmp,'dat.txt');
gotoxy(x-8,y+12);write('Kode ',nocr,' Sudah Dihapus ');
end;
end
else
begin
gotoxy(x-4,y+13);write('Kode ini Sudah Dihapus',nocr,' Sudah Dihapus ');
end;
gotoxy(x-3,y+15);write('Hapus Data Yang Lain ? Y/T : ');hapus :=upcase(readkey);
end;
until hapus<>'Y';
end;

begin
clrscr;
textcolor(white);
writeln('------------------------------------------------------------------');
textcolor(white);
writeln(' Data Pegawai Perpustakaan Universitas Cokroaminoto Palopo ');
textcolor(white);
writeln('------------------------------------------------------------------');
textcolor(white);
x:=10; y:=8;
gotoxy(x,y+1); write('1. Tambah Data Pegawai ');
gotoxy(x,y+3); write('2. Tampilkan Data Pegawai ');
gotoxy(x,y+5); write('3. Hapus Data Pegawai ');
gotoxy(x,y+7); write('4. Edit Data Pegawai ');
gotoxy(x,y+9); write('5. Keluar ');
begin
gotoxy(10,y+12); write('Pilih Nomor 1 Sampai 5: '); pil:=readkey;
end;

begin
repeat
menu;
case pil of
'1' : Tambah;
'2' : output;
'3' : Hapus;
'4' : Edit;
'5' : Exit;
end;
until(ul<>'Y')or (pil='5');
end;
end.

Cara Memasukkan Data Kedalam tabel Database

01 mysql> show databases; 02 + --------------------+ 03 |  Database             | 04 + --------------------+ 05 | i...